BERPAKAIAN MENUTUPI AURAT dengan CARA YANG DIBENARKAN SYARA’, namun MENARIK PERHATIAN adalah TABARRUJ

Ada pemahaman ditengah-tengah masyarakat yang menyatakan bahwa yang dikatakan Tabarruj adalah memperlihatkan perhiasan dan keindahan tubuh wanita serta semua bagian badan yang seharusnya tertutup dan dapat mengundang syahwat laki-laki. Apakah sesungguhnya pengertian Tabarruj? Apa saja perbuatan yang termasuk Tabarruj? Dan apakah wanita yang menampakkan auratnya termasuk kategori Tabarruj?

Pengertian Tabarruj

Tabarruj adalah perbuatan berhias atau berpakaian secara berlebih-lebihan bagi seseorang wanita sehingga menarik perhatian banyak orang, tetapi tanpa membuka aurat. Ini dibatasi dengan tanpa membuka aurat karena Tabarruj dengan memperlihatkan aurat adalah dilarang tanpa memperhatikan apakah wanita itu menarik perhatian ataupun tidak.

Topiknya bukan karena tidak menutupi aurat, contohnya perbuatan seperti memakai make-up dimuka, dijari, ditudung atau baju atau menghiasi kaki seperti memakai gelang kaki. Kesemua perbuatan berhias ini, jika tidak menjadi kebiasaan di kawasan dimana seseorang wanita itu tinggal, dan perhiasan ini menarik perhatian, maka ini disebut Tabarruj dan ini adalah dilarang.

Perbuatan Yang Termasuk Tabarruj

Jika seseorang wanita itu mewarnai kukunya di dalam sebuah kampung yang kebiasaan wanita-wanitanya tidak mewarnai kuku mereka, maka perbuatan berhias ini akan menarik perhatian, dan ini adalah dilarang, walaupun tapak tangan bukanlah aurat.

Dan jika dia berjalan, kedengaran bunyi gelang kakinya dan menarik perhatian kepada perhiasan dikakinya, walaupun kakinya tertutup, ini juga dianggap Tabarruj dan ini adalah dilarang.

Jika seseorang wanita itu memakai sehelai tudung broked yang bukan kebiasaannya, dan ini menarik perhatian, maka ini dianggap Tabarruj dan ini adalah dilarang walaupun rambutnya terlindung.

Jika seseorang wanita itu memakai Jilbab (Jubah) yang mempunyai motif dibagian dada yang boleh menarik perhatian, maka ini adalah Tabarruj dan ini adalah dilarang walaupun Jilbab adalah pakaian yang Syar’i.

Oleh yang demikian, berpakaian menutupi aurat, tetapi menarik perhatian adalah Tabarruj dan ini adalah dilarang. Manakala berpakaian dengan membuka aurat adalah sama sekali dilarang sama saja apakah ia menarik perhatian ataupun tidak.

Dalil Tabarruj

زينتهن من يخفين ام ليُعْلَم بأرجلهن يضربن ولا

“Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan” [QS An-Nur (24):31].

Seorang wanita itu dilarang untuk berjalan dengan cara yang boleh menarik perhatian kearah gelang kakinya walaupun kakinya tertutup. Oleh itu, berpakaian yang menarik perhatian (walaupun tanpa membuka aurat) adalah Tabarruj dan ini adalah dilarang.

Kesimpulan

Berpakaian yang menarik perhatian (walaupun tanpa membuka aurat) adalah Tabarruj dan ini adalah dilarang. Berpakaian dengan cara yang membuka aurat adalah sama sekali dilarang, apakah menarik perhatian ataupun tidak. Sudah semestinya membuka aurat adalah sesuatu yang dilarang.

Oleh karena itu, berpakaian walaupun dengan cara yang dibenarkan syara’ tetapi menarik perhatian seperti yang dijelaskan di atas, adalah Tabarruj dan dilarang. Ini hanya boleh diketahui dari keadaan dan kondisi lingkungan tempat dimana wanita tersebut tinggal. Untuk mengetahui kebiasaan di tempat tersebut tidaklah sukar kerana komunitas laki-laki dan wanita boleh menilai dan mengetahuinya.

Menarik perhatian adalah penentu apakah berpakaian itu adalah Tabarruj atau tidak. Manakala berpakaian yang tidak menutup aurat pula bukan terletak pada hukum Tabarruj, tetapi pada hukum aurat dan dalil-dalilnya adalah jelas, dimana seseorang wanita itu dilarang untuk membuka auratnya ,walaupun tidak menarik perhatian.

Allah Subhanahu wa Taala berfirman :

الآية… لِبُعُولَتِهِنَّ إِلاَّ زِينَتَهُنَّ يُبْدِينَ وَلاَ جُيُوبِهِنَّ عَلَى بِخُمُرِهِنَّ وَلْيَضْرِبْنَ مِنْهَا ظَهَرَ مَا إِلاَّ زِينَتَهُنَّ يُبْدِينَ وَلا

“Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain tudung kedadanya dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka …..” [QS An-Nur (24) : 31]

مِنْهَا ظَهَرَ مَا إِلاَّ

“kecuali yang (biasa) nampak daripadanya” bererti muka dan dua tapak tangan seperti yang diriwayatkan oleh Ibn Abbas (semoga Allah merahmatinya), Rasulullah Sallallahu Alaihi Wa Sallam, pernah bersabda,

إالمفصل لى ويداها وجهها لاإ منها يرى أن يصلح لم حاضت إذا الجارية إن

“Jika seorang anak perempuan itu telah baligh, hanya muka dan kedua tapak tangannya yang boleh kelihatan” [Riwayat Abu Dawud]

Oleh yang demikian, menurut dalil-dalil yang diberi, seseorang wanita itu tidak boleh memperlihatkan selain dari muka dan dua tapak tangannya kecuali kepada suami dan mahramnya. Inilah kewajipan untuk memakai Khimar yang sesuai untuk menutupi rambut dan leher dan melabuhkannya kedada, supaya tiada yang kelihatan kecuali muka dan kedua tapak tangan. Allah Subhanahu wa Taala berfirman;

جُيُوبِهِنَّ عَلَى بِخُمُرِهِنَّ وَلْيَضْرِبْنَ

“Dan hendaklah mereka menutup kain tudung kedadanya…” [QS Al-Nur (24) : 31]

yang bermaksud melilit tudung kebahagian pembukaan baju supaya leher tidak kelihatan dan tudung akan menutupi bahagian kepala, telinga dan leher, hanya kelihatan muka dan tapak tangan sahaja.[Sheikh Ata ibn Khaleel Abu al-Rashta].

Oleh karena itu, sebagai seorang Muslim hendaklah melakukan perbuatan apapun, wajib ia terikat dengan hukum Allah. Dengan kata lain, seorang Muslim tidak boleh melakukan perbuatan atau memanfaatkan sesuatu apapun di luar ketentuan hukum, yakni harus selalu terikat dengan syariahNya. (An-Nabhani, Muqaddimah ad-Dustûr, hlm. 84).

Rasulullah saw mengingatkan kita dalam sabdanya:

لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتىَّ يَكُونَ هَوَاهُ تَبَعاً لِمَا جِئْتُ بِه

“Tidaklah beriman seseorang di antara kalian hingga ia menjadikan hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa.” (HR Abu Hatim dalam Shahih-nya). [NTa]

Wallâhu a‘lam bi ash-shawâb

Sumber: Islamic revival

One response to “BERPAKAIAN MENUTUPI AURAT dengan CARA YANG DIBENARKAN SYARA’, namun MENARIK PERHATIAN adalah TABARRUJ

  1. Ping-balik: BERPAKAIAN MENUTUPI AURAT dengan CARA YANG DIBENARKAN SYARA’, namun MENARIK PERHATIAN adalah TABARRUJ « My mind·

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s