“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian memakan riba dengan berlipat ganda.”[TQS Ali Imran (3):130] Pada dasarnya, keharaman riba secara mutlak telah menjadi perkara yang ma’luum min al-diin wa al-dlarurah. Sejak masa awal-awal Islam hingga menjelang keruntuhan Islam, keharaman riba dalam berbagai bentuknya, berlipat ganda atau tidak, merupakan pendapat yang dipegang teguh oleh ‘ulama-’ulama wara’, dan [...]
Filed under: Economy (اقتصاد), Fiqh (법률학) | Ditandai: Bunga, Riba | Tinggalkan sebuah Komentar »











